Pelanggaran Hak-hak Digital Indonesia
Data pelanggaran hak-hak digital yang dihimpun oleh SAFEnet sepanjang tahun 2025. Mencakup empat kategori pelanggaran: hak akses internet, kebebasan berekspresi, serangan dan insiden keamanan digital, dan kekerasan berbasis gender online (KBGO).
Total laporan
Akumulasi dari pelanggaran digital (Akses Internet, Kebebasan Berekspresi, Keamanan Digital, dan Kekerasan Berbasis Gender Online).
Dashboard
4Akses Internet, Kebebasan Berekspresi, Keamanan Digital, dan Kekerasan Berbasis Gender Online.
Cakupan
Provinsi/lokasi domisili korban, digabung dari keempat dataset (Akses Internet, Kebebasan Berekspresi, Keamanan Digital, dan KBGO).
Pelanggaran Hak Akses Internet Tahun 2025
Laporan pelanggaran hak akses internet sepanjang 2025 yang disebabkan oleh faktor infrastruktur, kebijakan negara, maupun layanan, beserta dampak terhadap komunikasi, pendidikan, ekonomi, dan pelayanan publik.
laporan kategori durasi tercatat
Pelanggaran Kebebasan Berekspresi Tahun 2025
Catatan pelanggaran kebebasan berekspresi di ruang digital, kriminalisasi unggahan, pelaporan oleh aparat atau lembaga publik, hingga penggunaan pasal UU ITE.
laporan - 14 pasal hukum tercatat
- 28 provinsi domisili
Serangan dan Insiden Keamanan Digital Tahun 2025
Data serangan dan insiden keamanan digital yang terjadi sepanjang 2025, mulai dari peretasan, doxing, pengancaman, hingga penangguhan akun.
laporan jenis serangan provinsi domisili korban
Kekerasan Berbasis Gender Online Tahun 2025
Laporan KBGO yang dialami pengguna internet di Indonesia, termasuk NCII, sextortion, manipulasi relasi, dan bentuk kekerasan berbasis gender lainnya, dikelompokkan berdasarkan pelaku, jenis kekerasan, dan platform.
laporan -
kelompok gender dominan ( laporan)
Tentang SAFEnet
Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) adalah organisasi masyarakat sipil yang memperjuangkan hak-hak digital — hak untuk mengakses internet, hak untuk bebas berekspresi, dan hak atas rasa aman di ranah digital. SAFEnet berkedudukan di Denpasar, Bali, dan menjalankan empat divisi program: Akses Internet, Kebebasan Berekspresi, Keamanan Digital, serta Kesetaraan dan Inklusi.
Profil lengkap organisasi, sejarah, dan struktur tersedia di safenet.or.id/tentang-kami/.
Tentang data
Data pada dashboard ini berasal dari Laporan Situasi Hak-hak Digital Indonesia 2025 yang disusun oleh SAFEnet. Data dihimpun melalui empat metode: kanal aduan langsung korban, pemantauan aktif media sosial dan media massa, observasi lapangan, serta diskusi kelompok terfokus (FGD) bersama para ahli.
Permintaan data mentah untuk riset, publikasi, atau keperluan lainnya dapat diajukan melalui surel: info@safenet.or.id.