Pelanggaran Hak Digital Indonesia

Data pelanggaran hak digital yang dihimpun oleh SAFEnet sepanjang tahun 2025 hingga pertengahan 2026. Mencakup empat kategori pelanggaran: hak akses internet, kebebasan berekspresi, serangan dan insiden keamanan digital, dan kekerasan berbasis gender online (KBGO).

Total Pelanggaran Hak Digital

Akumulasi dari pelanggaran digital (Akses Internet, Kebebasan Berekspresi, Keamanan Digital, dan Kekerasan Berbasis Gender Online).

Pelanggaran Hak Akses Internet Tahun 2025

  • laporan
  • kategori durasi tercatat
  • sektor terdampak

Buka dashboard Pelanggaran Hak Akses Internet

Pelanggaran Kebebasan Berekspresi Tahun 2025

  • laporan
  • 14 pasal hukum tercatat
  • 28 provinsi domisili

Buka dashboard Pelanggaran Kebebasan Berekspresi

Serangan dan Insiden Keamanan Digital 2025–2026

  • laporan
  • jenis serangan
  • provinsi domisili korban

Buka dashboard Serangan dan Insiden Keamanan Digital

Kekerasan Berbasis Gender Online 2025–2026

  • laporan
  • kelompok gender dominan ( laporan)
  • jenis kekerasan

Buka dashboard Kekerasan Berbasis Gender Online

Tentang SAFEnet

Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) adalah organisasi masyarakat sipil yang memperjuangkan hak digital yang mencakup hak untuk mengakses internet, hak untuk bebas berekspresi, dan hak atas rasa aman di ranah digital. SAFEnet berkedudukan di Denpasar, Bali, dan menjalankan empat program utama yaitu dukungan bagi korban, advokasi kebijakan, peningkatan kapasitas, serta jaringan dan solidaritas.

Profil lebih lengkap bisa dibaca di safenet.or.id/tentang-kami/.

Tentang data

Data di halaman ini merupakan hasil pemantauan situasi hak digital SAFEnet. Data dihimpun melalui empat metode: kanal aduan langsung korban, pemantauan media sosial dan media massa, observasi lapangan, serta diskusi kelompok terfokus (FGD) bersama para ahli.

Permintaan data mentah untuk riset, publikasi, atau keperluan lain dapat diajukan melalui surel: info@safenet.or.id.